Home / Archived For September 2016
Fungsi dan fitur addons QoS pada IPCop
Fungsi dan fitur addons QoS pada IPCop

Fungsi dan fitur addons QoS pada IPCop adalah QoS merupakan cara yang efisien untuk berbagi bandwidth internet pada jaringan komputer dengan kualitas yang dijanjikan layanan internet. Tanpa QoS, semua komputer dan perangkat di jaringan akan bersaing dengan satu sama lain untuk mendapatkan bandwidth internet dan beberapa aplikasi yang memerlukan jaminan bandwidth (seperti video streaming dan jaringan telepon) akan terpengaruh, karena itu hasil tidak menyenangkan yang akan terjadi, seperti gangguan transfer video / audio.
Fungsi dan fitur addons Block Out Trafic (BOT) pada IPCop
Fungsi dan fitur addons Block Out Trafic (BOT) pada IPCop

Fungsi dan fitur addons Block Out Trafic (BOT) pada IPCop adalah Block Out Trafik Sebuah addon untuk IPCop v1.4.x. BOT akan memblokir seluruh lalu lintas yang diperbolehkan dalam instalasi IPCop normal. Misalnya Green -> Red diblokir setelah instalasi BOT. Peraturan harus diciptakan untuk memungkinkan lalu lintas, yang berarti (keras) bekerja tetapi pengaruh yang lebih memungkinkan untuk lalu lintas ke dan melalui firewall anda.
Fungsi Dan Fitur Addons URL Filter Pada IPCop
Fungsi Dan Fitur Addons URL Filter Pada IPCop
Addons URL Filter pada IPCop Adalah kemampuan untuk mem-blok akses ke situs-situs tertentu dengan berbagai kategori seperti situs porno, judi online, situs-situs yang mengandung konten berbahaya seperti virus dan phising, serta situs-situs lain yang ingin kita blok. Intinya semua situs bisa kita blok melalui IPCop. Serta banyak lagi kemampuan-kemampuan IPCop dalam rangka memanage jaringan lokal kita.
Fungsi dan fitur addons Update Accelerator pada IPCop
Fungsi dan fitur addons Update Accelerator pada IPCop
Updatexalator Merupakan salah satu add-ons pada IP-COP .
Berfungsi Sebagai Pembaruan cache file dari situs pembaruan otomatis pada permintaan pertama. Semua download berikutnya dari file-file dari klien lain akan diproses dengan kecepatan LAN. Meskipun cache Web Proxy standar melakukan hampir pekerjaan yang sama, ada perbedaan penting antara cache Web Proxy dan cache Accelerator Update. Intinya mempercepat Internet.
Memberikan mereka untuk klien Anda dengan kecepatan LAN penuh - bahkan lengkap Paket Layanan
Berfungsi Sebagai Pembaruan cache file dari situs pembaruan otomatis pada permintaan pertama. Semua download berikutnya dari file-file dari klien lain akan diproses dengan kecepatan LAN. Meskipun cache Web Proxy standar melakukan hampir pekerjaan yang sama, ada perbedaan penting antara cache Web Proxy dan cache Accelerator Update. Intinya mempercepat Internet.
Memberikan mereka untuk klien Anda dengan kecepatan LAN penuh - bahkan lengkap Paket Layanan
Fungsi Aplikasi WinSCP Pada IPCop
Fungsi Aplikasi WinSCP Pada IPCop
Tool ini berguna untuk remote ke mesin linux dan unix like pada umum nya. winscp mendukung beberapa protokol seperti yang ditulis dalam web winscp.net
Bagaimanakan cara penggunaannya?,
kita tinggal mengisi saya Hostname dengan no IP komputer linux atau unix, isi port number dengan port yg akan digunakan, defaul bawaan port adalah 22, itupun bisa kita rubah, username diisi dengan username yg telah kita buat di mesin linux atau unix, begitupun dengan passwordnya, selanjutnya kita tinggal klik login.........
disini saya akan memberikan contoh penggunaannya pada mesin IPCOP.
Hostname = 192.168.4.1 (alamat yg mau di remote)
Portnumber = 222
Username = root
bila berhasil masuk, maka tampilan akan seperti gambar dibawah ini, dengan menggunakan winscp kita bisa edit drag and drop dari remote directory ke local directory. seperti kita drag and drop di local pc. change permision directory. sehingga kita bisa dengan mudah mengedit file di remote dirctory.
- SFTP (SSH File Transfer Protocol)
- SCP (Secure Copy Protocol)
- FTP (File Transfer Protocol)
- Protocol Comparison
Bagaimanakan cara penggunaannya?,
kita tinggal mengisi saya Hostname dengan no IP komputer linux atau unix, isi port number dengan port yg akan digunakan, defaul bawaan port adalah 22, itupun bisa kita rubah, username diisi dengan username yg telah kita buat di mesin linux atau unix, begitupun dengan passwordnya, selanjutnya kita tinggal klik login.........
disini saya akan memberikan contoh penggunaannya pada mesin IPCOP.
Hostname = 192.168.4.1 (alamat yg mau di remote)
Portnumber = 222
Username = root
bila berhasil masuk, maka tampilan akan seperti gambar dibawah ini, dengan menggunakan winscp kita bisa edit drag and drop dari remote directory ke local directory. seperti kita drag and drop di local pc. change permision directory. sehingga kita bisa dengan mudah mengedit file di remote dirctory.
Port yang digunakan untuk membuka akses IPCop melalui browser di Windows
Port yang digunakan untuk membuka akses IPCop melalui browser di Windows
Mengaktifkan Proxy Service Langkah untuk mengaktifkan proxy service adalah Menu system - secure shell - sebaiknya diaktifkan agar IPCop bisa kita remote menggunakan SSH ke port 222, seperti terlihat pada gambar
Services - proxy : sebaiknya mengaktifkan LOG dan mengubah proxy PORT. Normalnya IPCop menggunakan port 800, lebih baik di ubah port ini ke layaknya port proxy seperti 8080 atau 3128. Memberikan centang tanda Enable on Green agar proxy service dijalankan.
Transparent on Green, artinya web proxy bersifat transparan, atau terbuka untuk seluruh akses dari client tanpa harus mengarahkan browser ke web proxy. Client cukup diarahkan gatewaynya ke ipcop, DNS pun bisa hanya diarahkan ke ip ipcop, karena ipcop berfungsi sekaligus sebagai dns server/wins server. Keuntungannya client hanya cukup diseting ip, gateway dan dns-nya saja, tanpa harus melakukan seting di browser. seperti telihat pada gambar
Gambaran Topologi Lan Pada IpCop menggunakan interface Red, Green dan Orange
Gambaran Topologi Lan Pada IpCop menggunakan interface Red, Green dan Orange
RED Network Interface
Network ini adalah interface internet atau untrusted network. Pada dasarnya yang dilindungi oleh IPCop adalah network GREEN, BLUE dn ORANGE dari traffic yang berasal dari network RED.
GREEN Network Interface
Interface ini hanya terhubung ke komputer yang dilindungi oleh IPCop. Atau lebih dikenal dengan istilah local network. Traffic ke interface ini diarahkan lewat LAN card yang terpasang di IPCop firewall.
ORANGE Network Interface
Interface ini juga merupakan interface pilihan yang digunakan untuk menempatkan server yang boleh diakses oleh network yang berbeda. Komputer dibawah interface ini tidak dapat terhubung dengan komputer yang berada di interface GREEN atau BLUE kecuali dikontrol menggunakan ‘DMZ pinholes’. Traffic ke interface ini juga diarahkan lewat LAN card yang terpasang di IPCop firewall.
Fitur IPCop dan gambar topologi LAN pada IPCop, yang menggunakan interface Red + Green
Fitur IPCop dan gambar topologi LAN pada IPCop, yang menggunakan interface Red + Green

- Aman, stabil dan merupakan Linux based firewall yang sangat mudah dikonfigurasi.
- Mudah untuk melakukan administrasi lewat web akses.
- IPCop dapat menggunakan DHCP IP address dari ISP yang kita gunakan.
- Dapat berfungsi sebagai DHCP server untuk memudahkan konfigurasi internal network.
- Memiliki kemampuan sebagai caching DNS proxy, untuk membantu menambah kecepatan query domain name.
- Memiliki web caching proxy, untuk menambah kecepatan akses web.
- Sebagai intrusion detection system untuk mendeteksi serangan ke internal network kita.
- Kemampuan untuk memisahkan network, konfigurasi GREEN untuk internal network yang aman, network terlindungi dari internet, konfigurasi BLUE untuk network dengan wireless LAN dan a DMZ or ORANGE untuk network yang diperbolehkan diakses oleh publik seperti webserver/mailserver.
- Fasilitas VPN yang digunakan untuk koneksi ke internal network dari eksternal network melalui internet secara aman karena telah ditingkatkan untuk support x509 certificates.
- Memiliki traffic shaping untuk mengatur prioritas service seperti web browsing, FTP, telnet dan lain-lain sesuai keinginan.
- Dibangun dengan propolice untuk mencegah serangan pada semua aplikasi.
- Memiliki pilihan konfigurasi kernel yang mengizinkan kita memilih sesuai dengan keadaan yg kita inginkan.
- Tipe Network Interface
RED interface adalah kartu jaringan yang terhubung ke Internet atau biasa disebut sebagai untrusted network. RED interface dianggap sebagai sumber traffic yang dapat mengancam jaringan yang berada di interface GREEN, BLUE, maupun ORANGE. Pada dasarnya IPCop bertugas melindungi ketiga jaringan lainnya dari serangan yang datang dari RED interface.
GREEN interface terhubung ke jaringan lokal atau trusted network yang dilindungi oleh IPCop.
BLUE interface merupakan interface yang bersifat opsional, artinya dapat saja tidak digunakan dan hanya digunakan jika dibutuhkan. Interface ini digunakan untuk akses nirkabel (wireless) yang berbeda dari jaringan lokal (trusted network). Jaringan yang terhubung dengan interface ini hanya dapat berkomunikasi dengan jaringan di interface GREEN menggunakan ‘pinholes’ atau melalui koneksi VPN.
ORANGE interface juga bersifat opsional sama seperti interface BLUE. Bedanya interface ini digunakan untuk melindungi server-server yang dapat diakses dari jaringan luar. Biasanya interface ini digunakan untuk membuat suatu zona aman yang biasa dikenal dengan istilah DMZ atau Demiliterized Zone. Tipe Konfigurasi Network IPCop
Konsep tipe konfigurasi jaringan IPCop berkaitan erat dengan kebutuhan keamanan yang hendak dirancang. Untuk konfigurasi minimal yang digunakan adalah RED/GREEN, dalam tipe ini IPCop melindungi internal network (GREEN) dari Internet (RED). Jika dibutuhkan, kita dapat menghubungkan akses wireless ke interface BLUE dan mengatur IPCop untuk membatasi akses ke jaringan tersebut. Jika kita mempunyai beberapa server yang dapat diakses dari Internet, kita bisa menghubungkannya ke interface ORANGE dan mengatur IPCop untuk membuat untrusted zone DMZ.
Semua interface ini harus dihubungkan dengan NIC, kecuali interface RED dapat dihubungkan dengan NIC atau modem tergantung koneksi Internet yang digunakan. Terdapat delapan tipe konfigurasi network pada IPCop:
- GREEN (RED adalah modem/ISDN)
- GREEN + RED (RED adalah Ethernet)
- GREEN + ORANGE + RED (RED adalah Ethernet)
- GREEN + ORANGE (RED adalah modem/ISDN)
- GREEN + BLUE + RED (RED adalah Ethernet)
- GREEN + BLUE (RED adalah modem/ISDN)
- GREEN + BLUE + ORANGE + RED (RED adalah Ethernet)
- GREEN + BLUE + ORANGE (RED adalah modem/ISDN)

PERBEDAAN IPCOP DENGAN IPFIRE
PERBEDAAN IPCOP DENGAN IPFIRE
IPCOP ataupun IPFIRE, keduanya merupakan sebuah sistem operasi distro linux yang khusus untuk keperluan firewall, router. Yach tentunya opensource .
IPCOP muncul lebih dahulu daripada IPFIRE. Menurut saya keduanya sudah mencukupi kebutuhan untuk membangun Gateway Internet ( Firewall, Router dan Proxy sekaligus) di kantor, instansi , kampus atau warnet. Orang yang pernah pakai IPCOP tidak akan mengalami kesulitan ketika mengimplementasikan IPFIRE, karena keduanya mirip dari sisi instalasi.
IPCOP memiliki addon yang cukup banyak dan membantu untuk meningkatkan fungsinya. Namun IPFIRE lebih banyak lagi dan dapat dijadikan sebagai server lain yang memiliki layanan-layanan tertentu, Misal ada addon Samba, agar dapat melayani sharing file atau berfungsi sebagai File Server / Domain Controller. Ada juga addon Mail server, sehingga menjadikan IPFIRE juga menjadi sebuah mail server sekaligus berfungsi sebagai Gateway Internet.
Satu lagi yang membuat IPFIRE lebih menarik, yaitu, addon Advanced Proxy dan URL Filter sudah automatis terinstall ketika selesai instasi IPFIRE. Ini berbeda dengan IPCOP, yang mengharus kita menginstall sendiri addon tersebut.
Secara ringkat berikut perbandingan dan persamaan IPCOP dan IPFIRE
PERSAMAAN :
o Firewall yang Opensource, GPL ( GNU Public License )
o distro Linux
o Firewall basis iptables
o Tampilan interface instalasi (hampir) mirip
o Mengenal istilah jaringan Green, RED, Blue, Orange
o Administrasi via web
PERBEDAAN :
Ø IPCOP versi 2.x
- Tidak dapt dijadikan sebagai File Server,Mail Server, dll
- Dukungan Addon belum banyak
- Tidak ada pemilihan Mode Outgoing Firewall
Ø IPFIRE versi 2.11. core 62
- Dapat dijadikan FS, mail server , dgn install addon
- Dukungan addon sangat banyak
- Ada 3 Mode :
Mode 0 : Allow semua port / IP
Mode 1 : Allow , Deny
Mode 2 : Deny, Allow.
Mode 1 : Allow , Deny
Mode 2 : Deny, Allow.
Diberdayakan oleh Blogger.
Arsip Blog
-
▼
2016
(49)
-
▼
September
(15)
- Perintah # tar -xzvf pada console terminal IPCop d...
- Fungsi load balancing pada LAN
- Spesifikasi minim untuk menginstal hardware IPCop
- Fungsi dan fitur addons Layer7 Filter pada IPCop
- Fungsi dan fitur addons QoS pada IPCop
- Fungsi dan fitur addons Block Out Trafic (BOT) pad...
- Fungsi Dan Fitur Addons URL Filter Pada IPCop
- Fungsi Dan Fitur Addons Cop Filter Pada IPCop
- Fungsi dan fitur addons Update Accelerator pada IPCop
- Fungsi Aplikasi WinSCP Pada IPCop
- Port yang digunakan untuk membuka akses IPCop mela...
- GAMBARAN TOPOLOGI LAN PADA IPCOP, YANG MENGGUNAKAN...
- Gambaran Topologi Lan Pada IpCop menggunakan inter...
- Fitur IPCop dan gambar topologi LAN pada IPCop, ya...
- PERBEDAAN IPCOP DENGAN IPFIRE
-
▼
September
(15)
About
Featured Posts
Featured Posts
Featured Posts
Comments system
Animation - Scroll IMG (yes/no)
Fixed Menu (yes/no)
Related Posts No. (ex: 9)
PageNavi Results No. (ex: 7)
Featured
Most Popular
Featured
Mengenai Saya
Recent Post
Follow
Video
Subscribe
Ads
About Us
Popular Posts
-
Tugas 4 : Aplikasi Pengunduh Web Pernahkan anda mendownload semua halaman pada suatu web dengan cara mensave satu persatu d...
-
Aplikasi dapat berjalan di Ubuntu Server 1. Open Office, biasanya aplikasi ini sudah disertakan di beberapa Distro terkenal sep...
-
Pengertian NFS Server (Network File System) NFS adalah singkatan dari Network File System, yang pertama kali dikemba...
-
7. Lemon POS Apa Lemon? Lemon - singkatnya - merupakan sumber Titik terbuka software Sale ditargetkan untuk usaha mikro, ke...
-
Mengenal OpenSSH SSH adalah protokol jaringan yang memungkinkan proses pertukaran d...
-
Aplikasi apa saja yang dapat berjalan di Ubuntu Desktop 1. WPS Office Kelebihan WPS Office dibandingkan dengan Libre Office a...
-
Jika anda menggunakan Ubuntu Server, yang bisa anda terapkan untuk jaringan computer kantor anda 1. Mikrotik Mikrotik digunaka...
-
Bagaimana caranya membuat text area dengan one click select atau highlight . Berikut Format Objek TextArea : hasil dari script di...
-
WordPress WordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka ( open source ) yang sangat populer digunakan sebagai me...
-
Pengertian dari ssh server pada linux PENGERTIAN SSH SSH adalah aplikasi pengganti remote login seperti teln...








