Tugas 3
| 11.21 |
Topologi pada Firewall IPCOP
Apa Itu IPCop
IPCop adalah salah satu distribusi GNU/Linux yang
penggunaannya dikhususkan
dalam kemanan jaringan dengan menyediakan simple-to-manage firewall yang dapat dengan mudah dipasang pada komputer PC. IPCop juga merupakan suatu stateful firewall yang dikembangkan berdasarkan Linux netfilter framework. IPCop pada awalnya dikembangkan oleh tim pengembang Smoothwall Linux, sebuah distribusi dengan fitur yang hampir sama dengan IPCop firewall. Namun dalam perkembangan selanjutnya IPCop dikembangkan dengan konsep terbuka (open source) oleh komunitas secara bebas dan terlepas sepenuhnya dari Smoothwall.
dalam kemanan jaringan dengan menyediakan simple-to-manage firewall yang dapat dengan mudah dipasang pada komputer PC. IPCop juga merupakan suatu stateful firewall yang dikembangkan berdasarkan Linux netfilter framework. IPCop pada awalnya dikembangkan oleh tim pengembang Smoothwall Linux, sebuah distribusi dengan fitur yang hampir sama dengan IPCop firewall. Namun dalam perkembangan selanjutnya IPCop dikembangkan dengan konsep terbuka (open source) oleh komunitas secara bebas dan terlepas sepenuhnya dari Smoothwall.
Dengan dukungan komunitas pengembang independent
yang tersebar hampir di seluruh dunia, IPCop berkembang dengan sangat cepat.
Sampai saat ini versi IPCop sudah mencapai seri 1.4.x dan rilis stabil terakhir
yang tersedia untuk diunduh adalah versi 1.4.20 dengan update versi 1.4.21.
Sedangkan dalam tahap pengembangan saat ini adalah IPCop versi 2.0 yang akan
menjadi rilis versi terbaru distro ini. CD image IPCop dapat diperoleh dengan
mengunduh dari berbagai mirror yang tersebar di seluruh dunia. Sebagai distro
yang spesifik untuk firewall, IPCop secara default sudah cukup aman.
Penggunaannya juga sangat sederhana dan mudah dipahami baik oleh para pemula
maupun yang sudah ahli di dunia jaringan dan kemanan.
IPCop menyediakan
antarmuka berbasis web untuk mempermudah administrasi dengan fitur point and
click yang tentu saja jauh lebih ramah dibandingkan dengan pengaturan lewat
terminal. Namun bagi para pengguna yang ahli juga tersedia remote
administration menggunakan antarmuka CLI.
Fitur IPCop
Fitur IPCop
·
Aman, stabil dan merupakan Linux based firewall yang sangat mudah
dikonfigurasi.
·
Mudah untuk melakukan administrasi lewat web akses.
·
IPCop dapat menggunakan DHCP IP address dari ISP yang kita gunakan.
·
Dapat berfungsi sebagai DHCP server untuk memudahkan konfigurasi internal
network.
·
Memiliki kemampuan sebagai caching DNS proxy, untuk membantu menambah
kecepatan query domain name.
·
Memiliki web caching proxy, untuk menambah kecepatan akses web.
·
Sebagai intrusion detection system untuk mendeteksi serangan ke internal
network kita.
·
Kemampuan untuk memisahkan network, konfigurasi GREEN untuk internal
network yang aman, network terlindungi dari internet, konfigurasi BLUE untuk
network dengan wireless LAN dan a DMZ or ORANGE untuk network yang
diperbolehkan diakses oleh publik seperti webserver/mailserver.
·
Fasilitas VPN yang digunakan untuk koneksi ke internal network dari
eksternal network melalui internet secara aman karena telah ditingkatkan untuk
support x509 certificates.
·
Memiliki traffic shaping untuk mengatur prioritas service seperti web
browsing, FTP, telnet dan lain-lain sesuai keinginan.
·
Dibangun dengan propolice untuk mencegah serangan pada semua aplikasi.
·
Memiliki pilihan konfigurasi kernel yang mengizinkan kita memilih sesuai
dengan keadaan yg kita inginkan.


0 komentar:
Posting Komentar